Bahasa Indonesia tidak sama dengan bahasa Inggris

Berikut di bawah ini adalah judul dari artikel-artikel para blogger, yang menurut saya ada hubungannya dengan pelafalan atau pengucapan kata dalam bahasa Indonesia:

  1. Salah Kaprah dalam Pelafalan Bahasa Indonesia
  2. Salah Kaprah Penggunaan Bahasa Indonesia
  3. Indonesia dan Salah Kaprah Berbahasa
  4. Salah Kaprah dalam bahasa Indonesia sehari-hari
  5. Daftar Salah Kaprah
  6. Salah Kaprah
  7. Salah Kaprah dalam Pemerintahan kita

Sebelum membaca artikel (rekan-rekan) blogger di atas, saya telah membaca buku Bahasa Indonesia SMK/ MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X, halaman 5-6, sekilas tentang pelafalan, yang mana dituliskan di sana, bahwa pelafalan kata sering dipengaruhi oleh bahasa sehari-hari yang tidak baku.

Ketika berada di Sekolah Dasar (SD), saya ingat pernah belajar abjad dari a sampai z dengan lafal atau pengucapannya, walaupun belum tahu apa yang dimaksud dengan huruf vokal dan konsonan kala itu. Barulah ketika memasuki kelas tiga, saya pun tahu akan hal itu.

Menurut Ejaan Yang Disempurnakan atau dikenal dengan sebutan EYD, huruf vokal dan konsonan didaftarkan dalam urutan abjad, dari a sampai z dengan lafal atau pengucapannya. Memang, oleh guru sekolah dasar saya pada waktu itu, saya harus bisa melafalkan abjad dengan benar, tanpa harus mengerti dengan yang ‘lain’ secara bertele-tele. Namun ternyata ada pelafalan beberapa huruf yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena sering dipengaruhi oleh lafal bahasa asing atau bahasa Inggris. Hal demikian ini baru saya ketahui ketika sudah memasuki sekolah menengah tingkat pertama (SLTP).

Contoh:

  • huruf c dilafalkan ce bukan se,
  • huruf g dilafalkan ge bukan ji
  • huruf q dilafalkan ki bukan kyu
  • huruf v dilafalkan fe bukan fi
  • huruf x dilafalkan eks bukan ek
  • huruf y dilafalkan ye bukan ey

Jadi :

  • Pengucapan MTQ adalah [em te ki] bukan [em te kyu]
  • Pengucapan TV adalah [te fe] bukan [ti fi]
  • Pengucapan exit adalah [eksit] bukan [ekit]

Bahasa Inggris tidak sama dengan bahasa Indonesia

Walaupun dalam bahasa Indonesia juga ada gabungan vokal yang diikuti oleh bunyi konsonan w atau y yang disebut dengan diftong seperti halnya yang ada di bahasa Inggris.

Contoh:

1. Gabungan vokal /ai/ menimbulkan bunyi konsonan luncuran [ay] pada kata:
– sungai menjadi sungay
– gulai menjadi gulay
– pantai menjadi pantay

2. Gabungan vokal / oi / menimbulkan bunyi konsonan luncuran [oy] pada kata:
– koboi menjadi koboy
– amboi menjadi amboy
– sepoi menjadi sepoy

3. Gabungan vokal /au/ menimbulkan bunyi konsonan luncuran [aw] pada kata:
– harimau menjadi harimaw
– limau menjadi limaw
– kalau menjadi kalaw

Tetapi, ada kata-kata yang menggunakan unsur gabungan tersebut di atas tetap dibaca sesuai lafal kedua vokalnya.

Contoh:

  • dinamai tetap dibaca [dinamai]
  • bermain tetap dibaca [bermain]
  • mau tetap dibaca [mau]
  • daun tetap dibaca [daun]
  • koin tetap dibaca [koin]
  • heroin tetap dibaca [heroin]

Ada juga dalam tata bahasa Indonesia, gabungan konsonan yang dilafalkan dengan satu bunyi, seperti fonem /kh/, / sy/, ny/, /ng/ dan /nk/. Meskipun ditulis dengan dua huruf, tetapi dilafalkan satu bunyi, contoh: khusus , syarat, nyanyi, hangus, bank.

Setelah membaca Buku Bahasa Indonesia SMK/ MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X, saya pun tidak heran jika di lingkungan sekitar saya, notabanenya adalah penutur bahasa ibu sudah cukup terkontaminasi istilah asing, bahkan pengucapannya pun bisa dibilang salah kaprah. Melihat fenomena tersebut, saya kira tidak-lah keliru seandainya kita mencoba menjadi sebuah generasi yang tidak salah kaprah di kemudian hari.

(Dikutip dari Buku Bahasa Indonesia SMK/ MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X, halaman 6-8, dengan beberapa perubahan)

3 responses to “Bahasa Indonesia tidak sama dengan bahasa Inggris

  1. waduh tulisan saya dimasukin disini,jadi malu,saya bukan ahli bahasa indonesia,cuma baca2 dikit2 aja disana sini.

    makasih ya udah mampir,salam kenal🙂

    • Salam kenal juga, pak. Terima kasih sudah ‘layari’ log sederhana ini. Kebetulan saja, saya sedang mencoba mencari sesuatu yang berhubungan dengan ‘Salah Kaprah’🙂

      Salam jabat erat

  2. Ping-balik: Rangkuman Belajar Menyimak « Menyimak, Membaca, Berbicara, Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s