Sekilas Tentang Pelafalan

Menurut Kamus Besar Indonesia, Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, 2008, fonem adalah satuan bunyi terkecil yang berfungsi membedakan arti. Sedangkan fonologi adalah ilmu tentang bunyi bahasa, fonemik adalah bagian ilmu bahasa (linguistik) yang meneliti masalah fonem. Sedangkan artikulasi adalah perubahan rongga dan ruang dalam saluran-saluran suara untuk menghasilkan bunyi bahasa; pengucapan bunyi bahasa. Huruf adalah lambang bunyi-bunyi bahasa dalam tata tulis; aksara. Serta lafal adalah ucapan (tata bahasa).

Pada halaman 5, buku Bahasa Indonesia SMK/ MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X, yang saya baca, diterangkan dengan rinci apa itu fonem, fonologi atau fonemik, artikulasi, huruf, lafal. Menurut buku tersebut bahwa di dalam Bahasa Indonesia terdapat lambang-lambang ujaran yang berbentuk huruf terbagi menjadi dua bagian, yaitu vokal dan konsonan. Dan cara mengucapkan lambang bunyi-bunyi tadi disebut dengan lafal, yang oleh seseorang atau sekelompok penutur bahasa diucapkan oleh alat ucapnya.

Penulisan fonem vokal hanya terdiri dari lima, yakni a, i, u, e, o. Tapi terdapat delapan bunyi ujaran pada fonem lokal tersebut. Diantaranya adalah;

fonem / a / dilafalkan [ a ]
fonem / i / dilafalkan [ i ]
fonem / u / dilafalkan [u ]
fonem / e / dilafalkan tiga bunyi yaitu: [ e ] , [ ə ] atau e lemah, dan [ε] atau e lebar.

Contoh pemakaian katanya;

lafal [ e ] pada kata < sate >
lafal [ə ] pada kata < pəsan >
lafal [ε ] pada kata < n ε n ε k >
fonem / o / terdiri atas lafal [ o ] biasa dan lafal [0] atau o bundar.

Contoh pemakaian katanya:

lafal [ o ] pada kata [ orang ]
lafal [0] pada kata [ p h n ], saat mengucapkannya bibir lebih maju dan bundar.
Variasi lafal fonerm / e / dan / o / ini memang tak begitu dirasakan, cenderung tersamar karena pengucapannya tidak mengubah arti kecuali pada kata-kata tertentu yang termasuk jenis homonim (= kata yang sama lafal atau ejaannya dengan kata lain, tetapi berbeda maknanya (seperti hak azasi manusia dan hak sepatu).

Karena tidak adanya pedoman khusus yang mengatur ucapan atau lafal di atas seperti halnya sistem tata tulis atau ejaan dalam Pedoman Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) yang harus dipatuhi oleh kita sebagai pemakai bahasa tulis bahasa Indonesia sebagai ukuran bakunya. Menurut buku Bahasa Indonesia SMK/ MAK Kelas X, lafal sering dipengaruhi oleh bahasa daerah. Sehingga tidak menutup kemungkinan ketika menggunakan bahasa Indonesia, sedikit banyak dalam pengucapan diwarnai oleh unsur bahasa daerah kita masing-masing, yang notabanenya adalah bahasa Ibu.

Contoh: kata <apa> diucapkan oleh orang Betawi menjadi <ape>, <pOhOn) diucapkan <pu’un>. Pada bahasa Tapanuli (Batak), pengucapan e umumnya menjadi ε, seperti kata <benar> menjadi <bεnar>, atau pada bahasa daerah Bali dan Aceh pengucapan huruf t dan d terasa kental sekali, misalnya ucapan kata teman seperti terdengar deman, di Jawa khusunya daerah Jawa Tengah pengucapan huruf b sering diiringi dengan bunyi /m / misalnya, <bali> menjadi [mBali], <besok> menjadi {mbesok] dan sebagainya.

Disamping dipengaruhi oleh bahasa daerah, pelafalan kata juga sering dipengaruhi oleh bahasa sehari-hari yang tidak baku. Contoh:

telur > telor
kursi > korsi
lubang > lobang
kantung > kant0ng
senin > sənεn
rabu > rebo
kamis > kemis
kerbau > kebo, dan lain sebagainya.

(Dikutip dari Buku Bahasa Indonesia SMK/ MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X, halaman 5-6, dengan beberapa perubahan)

About these ads

3 responses to “Sekilas Tentang Pelafalan

  1. Ping-balik: Bahasa Indonesia tidak sama dengan bahasa Inggris « Menyimak, Membaca, Berbicara, Menulis

  2. Ping-balik: Tekanan, Intonasi, dan Jeda dalam bahasa Indonesia « Menyimak, Membaca, Berbicara, Menulis

  3. Ping-balik: Rangkuman Belajar Menyimak « Menyimak, Membaca, Berbicara, Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s