Rangkuman Belajar Menyimak

Di bawah ini merupakan ringkasan pada bab 1 pelajaran ‘Menyimak Untuk Memahami Lafal, Tekanan, Intonasi, dan Jeda yang Lazim/ Baku dan yang Baik’, yang pernah saya ulas sebelumnya.

Rangkuman Belajar Menyimak

Baca lebih lanjut

Ciri Bahasa Indonesia Baku

Ketika saya melakukan pencarian dengan kata kunci ‘ciri bahasa Indonesia baku’, alhasil ada 475,000 halaman daring yang memuat kata kunci tersebut. Kendati tidak banyak yang menjelaskan secara detail perihal kata ‘baku’ itu sendiri, saya pun lebih memilih tautan, yang saya anggap bisa dipercaya seperti Wikipedia – Bahasa Indonesia, Laman Pusat Bahasa, Blog Bahtera – Beberapa ciri Bahasa Indonesia Baku, dan Wikipedia – Pedoman ejaan dan penulisan kata.
Menurut buku Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X, bahasa baku adalah bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang berlaku. Pedoman yang digunakan adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), Pedoman Pembentukan Istilah, dan Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Sedangkan bahasa yang tidak mengikuti kaidah-kaidah bahasa Indonesia disebut bahasa tidak baku. Baca lebih lanjut

Tekanan, Intonasi, dan Jeda dalam bahasa Indonesia

Ketika saya melakukan pencarian dengan mengetikkan kata kunci ‘lafal dan fonem’, menggunakan mesin pencari “Google”, saya mendapatkan kira-kira 3,250 halaman situs daring yang memiliki kata kunci tersebut. Termasuk ‘Sekilas Tentang Pelafalan‘, postingan sebelumnya, alhasil, hanya 0.29 detik saja, saya memutuskan untuk membuka empat alamat link url yang ditampilkan pada halaman pertama. Baca lebih lanjut

Bahasa Indonesia tidak sama dengan bahasa Inggris

Berikut di bawah ini adalah judul dari artikel-artikel para blogger, yang menurut saya ada hubungannya dengan pelafalan atau pengucapan kata dalam bahasa Indonesia:

  1. Salah Kaprah dalam Pelafalan Bahasa Indonesia
  2. Salah Kaprah Penggunaan Bahasa Indonesia
  3. Indonesia dan Salah Kaprah Berbahasa
  4. Salah Kaprah dalam bahasa Indonesia sehari-hari
  5. Daftar Salah Kaprah
  6. Salah Kaprah
  7. Salah Kaprah dalam Pemerintahan kita

Sebelum membaca artikel (rekan-rekan) blogger di atas, saya telah membaca buku Bahasa Indonesia SMK/ MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X, halaman 5-6, sekilas tentang pelafalan, yang mana dituliskan di sana, bahwa pelafalan kata sering dipengaruhi oleh bahasa sehari-hari yang tidak baku. Baca lebih lanjut

Sekilas Tentang Pelafalan

Menurut Kamus Besar Indonesia, Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, 2008, fonem adalah satuan bunyi terkecil yang berfungsi membedakan arti. Sedangkan fonologi adalah ilmu tentang bunyi bahasa, fonemik adalah bagian ilmu bahasa (linguistik) yang meneliti masalah fonem. Sedangkan artikulasi adalah perubahan rongga dan ruang dalam saluran-saluran suara untuk menghasilkan bunyi bahasa; pengucapan bunyi bahasa. Huruf adalah lambang bunyi-bunyi bahasa dalam tata tulis; aksara. Serta lafal adalah ucapan (tata bahasa).

Pada halaman 5, buku Bahasa Indonesia SMK/ MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X, yang saya baca, diterangkan dengan rinci apa itu fonem, fonologi atau fonemik, artikulasi, huruf, lafal. Menurut buku tersebut bahwa di dalam Bahasa Indonesia terdapat lambang-lambang ujaran yang berbentuk huruf terbagi menjadi dua bagian, yaitu vokal dan konsonan. Dan cara mengucapkan lambang bunyi-bunyi tadi disebut dengan lafal, yang oleh seseorang atau sekelompok penutur bahasa diucapkan oleh alat ucapnya. Baca lebih lanjut

Situs Daring Yang Sering Dikunjungi oleh Para Jurnalis

Situs Daring Para Jurnalis Profesional

Situs Para Jurnalis Profesional

Alamat situs online terfavorit para Jurnalis professional

  1. AJI Indonesia
  2. IFJ – International Federation Journalists
  3. CPJ – Committee to Protect Journalists
  4. AJA – Asia Journalists Association
  5. IFEX – International Freedom of Expression exchange
  6. SEAPA – Southeast Asian Press Alliance

VGH6ZNMKT5UT

Menyimak tidak sama dengan Mendengar

Salah satu ketrampilan bahasa Ibuku ialah menyimak. Yang menarik dari BAB 1, buku Bahasa Indonesia Tingkat Semenjana Kelas X yang saya baca pada halaman 4, adalah perbedaan yang amat menonjol dari definisi menyimak dan mendengar. Baca lebih lanjut